RANCHOSANTAFENOW – Dalam Islam, nafsu diartikan sebagai keinginan dan godaan yang mengarah kepada tindakan yang tidak sesuai dengan syariat dan nilai-nilai Islam. Menyikapi nafsu bukanlah dengan menghapusnya sepenuhnya, karena nafsu juga memiliki aspek positif yang memotivasi pencapaian yang baik bila diarahkan dengan benar. Namun, nafsu yang berlebihan atau yang mengarah pada hal negatif harus dikendalikan. Artikel ini akan membahas lima cara yang diajarkan oleh Islam untuk mengendalikan dan menghindari nafsu yang berlebihan agar tidak jatuh ke dalam perbuatan yang dilarang.

  1. Peningkatan Iman dan Spiritualitas:
    • Mengokohkan Iman: Meneguhkan keyakinan kepada Allah dan memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam dapat membantu mengurangi pengaruh nafsu.
    • Ibadah Rutin: Melakukan ibadah seperti shalat lima waktu, membaca Al-Qur’an, dan dzikir adalah praktik yang membantu mengingatkan seseorang tentang pengawasan Allah dan menjaga hati dari godaan nafsu.
  2. Pengendalian Pandangan (Ghad al-Basar):
    • Menjaga Pandangan: Islam mengajarkan pentingnya mengendalikan pandangan dan tidak membiarkan mata bebas melirik hal-hal yang dapat membangkitkan nafsu.
    • Praktik Hijab: Baik bagi pria maupun wanita, mengamalkan hijab (penutupan yang sesuai) bertujuan untuk menghormati batasan dan mengurangi godaan.
  3. Puasa dan Kontrol Nafsu Makan:
    • Puasa: Dalam Islam, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan nafsu dan keinginan lain.
    • Makan dengan Moderat: Islam juga mengajarkan untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum karena dapat memicu nafsu lainnya.
  4. Hindari Situasi yang Memicu Nafsu:
    • Menjauhi Godaan: Menjauh dari lingkungan atau situasi yang dapat menstimulasi nafsu, seperti pergaulan bebas atau konsumsi media yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
    • Memilih Teman yang Baik: Bergaul dengan orang-orang yang memiliki moral dan nilai yang baik dapat membantu seseorang dalam menjaga diri dari tindakan yang dihasut oleh nafsu.
  5. Menikah sebagai Saluran yang Halal:
    • Pernikahan: Islam menganjurkan pernikahan sebagai cara yang halal dan mulia untuk menyalurkan kebutuhan biologis dan emosional antara pria dan wanita.
    • Hubungan yang Bertanggung Jawab: Dalam pernikahan, Islam mengajarkan pentingnya menjalin hubungan yang sehat dan bertanggung jawab, yang juga merupakan cara untuk mengendalikan nafsu.

Kesimpulan:
Mengendalikan nafsu adalah bagian penting dari menjalani hidup yang sesuai dengan ajaran Islam. Dengan mengokohkan iman, menjaga pandangan, berpuasa, menghindari situasi yang memicu nafsu, serta menikah sebagai saluran yang halal, seseorang dapat mengelola nafsu dengan lebih baik. Islam mengajarkan keseimbangan antara kehidupan duniawi dan spiritual, dan dengan mengikuti panduan ini, umat Muslim dapat mengarahkan nafsu mereka ke arah yang positif dan membangun kehidupan yang lebih disiplin dan taat.